Pantangan Penderita Radang Tenggorokan

penasaran

Pantangan Penderita Radang Tenggorokan

Pantangan Penderita Radang Tenggorokan

Pantangan Penderita Radang Tenggorokan,- Untuk kalian yang sudah mengalami gejala radang tenggorokan, pasti membutuhkan pengetahuan komplit tentang pantangan radang tersebutsupaya radang yang dirasakan ini tidak tambah parah. Penyakit Tenggorokan merupakan penyakit yang terjadi oleh infeksi pada bagian tenggorokan atau Faring lalu menjadi radang. Timbulnya penyakit ini ditandai dengan nyeri di bagian tenggorokan juga pada sebagian orang bisa hingga demam. sebagiantanda penyakit radang tersebut pada orang-orang biasanya, seperti  berikut ini.

  • Rasa pedih atau gatal dan kering.
  • Batuk dan bersin.
  • Sedikit demam atau tanpa demam.
  • Suara serak atau parau.
  • Hidung meler dan adanya cairan di belakang hidung.
  • Penyebab penyakit radang tenggorokan.
  • Virus, 80 % sakit tenggorokan ditimbulkan oleh virus bisamenimbulkan demam.
  • Batuk dan pilek,keadaan batuk dan lendir atau ingusbisamenyebabkan tenggorokan infeksi.
  • Alergi dapat menimbulkaninfeksi pada tenggorokan yang bersifat kronis atau menetap.

Ada sebagian jenis makanan yang mesti dihindari dan bukan untuk dikonsumsi oleh paien radang tenggorokan. Misalnya  sebagai berikut.

  • Menghindari makanan asam, sebab makanan iniapabila di konsumsi dapat menyebabkan rasa perih.
  • Semua produk susu termasuk Yogurt.
  • Makanan pedas.
  • Minuman ringan atau yang mengandung soda.
  • Makanan dengan permukaan yang kasar.
  • Minuman yang mempuyaikandungan alkohol.
  • Makanan dan minuman yang mengandung kafein.

Pantangan Penderita Radang Tenggorokan

Berikut adalah makanan lain yang mesti dihindari bagi penderita penyakit radang tenggorokan.

Makanan yang asam

Acar, cuka juga jeruk adalah contoh makanan yang memiliki rasa asam. Apabila kilian terkena penyakit itu sebaiknya kalian jangan dulu menkonsumsi juga menghindari makanan tersebut. Sebab makanan asam hanya akan menambah rasa gatal pada tenggorokan juga nyeri.

Makanan pedas

Makanan pedas memang mungkin cukup ampuh untuk bisa meredakan gejala demam serta flu yang sedang kalian alami. Tetapi sebaiknya jangan pernah kalian coba-coba untuk menkonsumsi makanan pedas ketika kalian mengalami radang tenggorokan. Sebab efek dari makanan ini bisa membuat kondisi tenggorokan kalian menjadi lebih parah.

Gorengan

Kalian juga pasti sudah tahu gerengan bukanlah makanan yang menyehatkan. Makanan seperti ini bisa membuat tenggorokan kalian semakin sakit pada saat menelannya. Bukan hanay gorengan, lebih baik kalian menghindari makanan kering contohnya sereal, kacang juga biskuit pada saat sedang sakit tenggorokan.

Kafein

Minum secangkir kopi panas mungkin bisa meredakan sedikit rasa sakit radang tenggorokan kalian dengan cepat. Tetapi perlu kalian ketahui bahwa efek berikut hanya bersifat sementara saja. Bukan hanya itu, tenggorokan kalian malah akan semakin sakit juga gatal. Maka sebaiknya kalian hindari makanan yang mengandung kafein dan juga kalian bida menggantinya dengan teh jahe untuk meredakan sakit tenggorokan.

Alkohol

Minuman ini memang seharusnya kalian hindari, mau kalian sedang sakit atau pun tidak kalian tetap harus menghindari makanan tersebut. Sebab minuman ini akan menimbulkan dampak negatifnya cukup besar. Pada didaerah tertentu alkohol memang dijadikan minuman untuk penghangat ketika cuaca sedang dingin. Tetapi efeknya tidak akan berfungsi ketika kalian sedang radang tenggorokan. Hanya dapat memperparah rasa gatal dan sakit pada tenggorokan kalian.

Pengobatan Radang Tenggorokan Dengan Garam

Pengobatan Radang Tenggorokan Dengan Garam

Garam merupakan bahan atau bumbu masakan yang ditemukan hampir di semua peradaban. Diperkirakan munculnya yaitu sejak zaman neolitikum.

Pada buku food in history ini adalah buku milik Reay Tannahill, mengemukakan bahwa produksi garam sudah dilakukan oleh manusia pada zaman neolitikum adalag fase atau tingkat qkebudayaan pada zaman prasejarah yang memiliki ciri berupa unsur kebudayaan. Sebelum ditemukan cara memproduksi garam manusia memberikan rasa asin pada makanannya dengan cara menggunakan air laut, namun rasa itu menghilang setelah selesai dimasak atau dibakar. Garam mulai diproduksi secara masal diperkirakan dilakukan pada milenium ke satu sebelum masehi. Dimana sejak itu sudah ada pemerintahan administratif china.

Baca Juga: Jamu Kunyit Untuk Radang Tenggorokan

Butiran sejarah garam di Nusantara ini yang juga pernah disebutkan Denys Lombard sepertinya masih harus dituliskan karena dalam Encylopaedie Nederlandsch Indie dibawah entri zout atau garam tidak memberikan keterangan apa pun mengenai sejarah garam sebelum abad ke-19.

Padahal, jauh sebelumnya menurut beberapa catatan disamping gula kelapa, asam, terasi, ikan asin, Bawang merah dan bermacam-macam bumbu, garam atau uyah adalah salah satu komoditas makanan juga bumbu-bumbuan yang dibawa para pedagang yang lebih profesional serta mempuyai jangkauan yang lebih luas di Jawa. Hal ini bisa ditemukan dalam prasasti abad sembilan sampai dengan sepuluh  Masehi. Dalam kondisi ini garam yang didapatkan dengan cara kuno erat kaitannya dengan proses pengawetan ikan atau yang sering disebut pada saat ini yaitu ikan asin.

Manfaat air garam untuk mengobati sakit tenggorokan

Sudah banyak yang mengetahui bahwa air garam bisa menjadi salah satu cairan yang dapat menyembuhkan sakit tenggorokan. Bahkan orangtua kita sudah lama mempercayai bahwa dengan mencampurkan beberapa sendok garam ke dalam gelas air hangat bisa menenangkan tenggorokan yang terkena infeksi.

Misalnya infeksi dari bakteri dapat menyebabkan infeksi pada bakteri, yaitu organisme bersel tunggal yang bisa berkembang biak dengan cepat jika dibiarkan. Pada saat reproduksi mereka berputar diluar kendali  lalu tubuh tidak memiliki kemampuan untuk melumpuhkan bakteri-bakteri tersebut, tubuh kita pun pasti mudah rontok juga jatuh sakit.

Salah satu penyakit yang disebabkan bakteri biasanya yaitu sakit tenggorokan. Pada saat berkumur dengan air garam terkonsentrasi , osmosis pun terjadi. Manfaat air garam selanjutnya sesudah garam kalian konsentrasi yang terkandung pada garam berhasil menarik cairan berlebih dari tenggorokan.

Cairan berlebih atau edemas secara alami terjadi selama infeksi. Pada saat cairan berlebih itu keluar, tenggorokan kalian pun pasti akan merasa lebih baik. Sebab garam larut didalam air hangat, diharuskan berkumur-kumur hingga delapan kali sehari supaya kalian merasakan manfaat air garam buat meredakan tenggorokan yang sakit juga membantu mengurangi pempengkakan dan nyeri.

Sumber: https://www.obatradangtenggorokandiapotik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Chat Via WhatsApp